Rabu, 08 Mei 2019

10 Alasan Memadukan Craft dengan Arsitektur Modern


Saat ini kita hidup di jaman mesin, serta jadi resikonya, kita berekspektasi lebih akan kesempurnaan serta kualitas dari semua yang kita punya. Kerinduan akan aplikasi arts and crafts di arsitektur masih berkesempatan digabungkan dalam arsitektur moderen.

1. Craft bermakna membuat. 

Craft berarti pekerjaan untuk hiasan dinding kamar bikin suatu dengan ketrampilan tersendiri, umumnya memakai tangan.

Craft dapat diaplikasikan dalam komponen arsitektur seperti ukiran pada headboard.

2. Craft bermakna keindahan. 

Saat Kamu merakit sendiri sisi mebel yang Kamu beli di Ikea, Kamu mempunyai kebanggaan tertentu sebab sudah dapat membuat keindahan dari beberapa bahan 1/2 jadi itu.

Craft ialah kenikmatan yang didapatkan sebab menyempurnakan suatu, dalam periode waktu tersendiri serta dengan usaha tersendiri, hingga hasil karya yang terbentuk jadi indah.

3. Craft bermakna detil 

Beberapa benda yang kita pegang tiap hari, detil dari rumah, ialah tempat dimana craft betul-betul bermakna. Detil hasil kerajinan tangan yang betul-betul detil diperuntukkan untuk kenyamanan waktu disentuh.

Keberadaannya dibutuhkan serta tingkatkan kualitas benda serta ruangan. Lengkapi manfaat sekaligus juga jadi sisi arsitektur interior yang moderen.

4. Craft itu wajar dikerjakan 

Penonjolan susunan serta sambungan dapat jadi craft yang wajar dikerjakan sebab nyatanya dapat membuat keindahan. Pemakaian pemaduan warna basic bahan membuat kejujuran design yang fungsional serta keindahan interior susunan yang mengagumkan.

5. Craft bermakna otentik 

Baja yang kuat serta kayu yang terkesan hangat serta mudah, dapat digabungkan dengan masih menonjolkan kekhasan karakteristiknya.

6. Craft bermakna ekspresif. 

Bahan konstruksi bangunan umumnya tersembunyi dibalik dinding atau wallpaper. Pemakaian craft dapat menonjolkan elemen bangunan jadi kesatuan yang utuh.

Sambungan antara balok serta tiang, rangka plafon, serta kusen diungkap jadi susunan sebagai komponen arsitektur, sekalian masih menjaga keotentikan karakter setiap bahan.

7. Craft itu unik.

Kekhasan craft menggambarkan pertemuan antara manfaat serta keindahan. Ketepatan pengukuran serta rekonsilasi membuat semua komponen arsitektur bertindak pas seperti arah perancangannya.

Ketinggian serta ukuran rack dapur, meja pantry , tempat bersihkan piring dan warna komponen yang digabungkan memerlukan craft yang unik serta otentik, yang memberi dukungan kenyamanan penghuninya.

8. Craft itu menyengaja dibikin.

Komponen arsitektur yang memerlukan di-craft dengan spesial butuh memperhitungkan bahan yang dipakai. Bahkan juga dalam pekerjaan yang simpel sekalinya, karakter tiap bahan yang dipakai harus betul-betul dikenali.

Baja gampang dilengkung, mudah, serta tidaklah terlalu mahal. Beton gampang retak bila begitu tipis. Pengenalan sifat-sifat bahan itu ialah hal penting dalam tiap pemungutan ketetapan perancangan. Menggabungkan bahan serta alat yang lama dengan bahan serta alat yang baru dapat membuahkan design arsitektur yang baik.

9. Craft itu tidak prima. 

Rutinitas mengajari untuk menginginkan kesempurnaan dari barang yang kita beli, begitupun dengan rumah kita. Dibanding memburu kesempurnaan yang biayanya tidak terbayangkan, lebih baik gunakan ketidaksempurnaan untuk memperoleh keindahan.

Dinding serta tiang dari beton fabrikasi yang tidak dipoles maupun dicat malah tampilkan keindahan yang otentik dari ketidaksempurnaan.

10. Craft bermakna kerjasama. 

Perancangan arsitektur bukan pekerjaan seseorang saja. Client, kontraktor, konsultan, serta beberapa pekerja seni berperan dalam tiap perwujudan design. Kolaborasikan andil dari tiap individu yang ikut serta dalam perancangan untuk membuat kreasi arsitektural yang otentik serta fungsional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact us

Nama

Email *

Pesan *